Postingan

Review Film Inside Out

Gambar
Inside Out. Film animasi tahun 2015 yang aku temukan (sebenarnya dari rekomendasi seseorang) baru-baru ini. Genre komedi-anak yang membuatku terdiam lama usai menonton. Oke. Film anak-anak memang kedengarannya membosankan. Namun tidak untuk yang satu ini. Bercerita tentang perasaan yang dimiliki seorang anak bernama Riley. Ada Joy (riang), Sadness (kesedihan), Fear (ketakutan), Anger (kemarahan), dan Disgust (jijik). Film ini menggambarkan bagaimana perasaan berperan dalam mewujudkan tindakan seseorang. Dan, ya, semua jenis perasaan itu penting, tanpa harus dibeda-bedakan. Menurutku, terlepas dari genrenya, film ini akan cocok ditonton siapa saja.

Review Film Abominable

Gambar
Abominable, film petualangan animasi yang dikeluarkan DreamsWorks Animation dan Pearl Studio pada tahun 2019. Menyuguhkan visual yang cantik serta cerita penuh imajinasi. Film animasi berdurasi 109 menit ini menceritakan tentang seorang anak perempuan (Yi) yang tidak sengaja menemukan Yeti (makhluk besar berbulu putih) di atap rumah susun tempat tinggalnya di Shanghai. Kemudian bersama teman-temannya, Jin dan Peng, berusaha memulangkan Yeti ke tempat asalnya di Gunung Everest. Namun, perjalanan ketiganya tidak mudah karena ada pria kaya (Burnish) dan seorang ilmuwan (Dr. Zara) yang berusaha menangkap Yeti tersebut. Menurutku, Abominable berhasil mewujudkan cerita petualangan yang seru dengan menyisipkan pesan mengenai makna persahabatan dan keluarga.

Duniamu dan Duniaku

Gambar
Judul: Duniamu dan Duniaku Penulis: Firamuna Blurb: Sein merupakan tokoh fiksi yang oleh penulis telah ditetapkan sebagai pasangan Patera. Namun dirinya menolak takdir tersebut. Sebab merasa tak akan mampu menghadapi karakteristik Patera yang bertolak belakang dengannya. Keinginan kuat Sein pada akhirnya didengar oleh semesta. Ada jalan yang dapat ia tempuh untuk menemui sang penulis. Bisa dibaca di IG @firamuna03 Atau search #seinpatera di Instagram

Review Novel Howls (dot) com karya Ghyna Amanda Putri

Gambar
🌾🌾 Judul: Howls (dot) com Penulis: Ghyna Amanda Putri Penerbit: de TEENS Terbit: Maret 2014 Dulu, aku sering berpikir, apa yang akan terjadi padaku kalau aku mati? Siapa yang akan menangis untukku? Apa masih ada orang yang mau datang menabur bunga di atas makamku? Sekarang, aku tahu..., mereka mungkin adalah kalian.  ~~~~ Cerita diawali dengan sudut pandang orang pertama dari seorang perempuan pertengahan tiga puluhan, mengetik pesan di sebuah portal forum online bernama How's life today?  Menyapa paling awal. Tetapi keseluruhan cerita menggunakan sudut pandang orang pertama bergantian. Tujuh tokoh mendapatkan bagian masing-masing. Novel ini menggunakan alur maju. Menceritakan tentang tujuh orang dengan usia beragam dan kehidupan berbeda yang saling mengenal dan berinteraksi dalam portal forum online.  Namun, ada yang aneh. Anggota forum hanya mereka dan tidak pernah bertambah. Benarkah hanya kebetulan? Cerita lebih banyak disajikan dengan percakapan forum d...

Teriakan Sebuah Lampion (Dongeng)

Hari ini merupakan hari kelahiran putri. Raja dan Ratu melangkah perlahan ke arahku. Mereka bersisian. Saling berpegangan tangan. Alangkah romantisnya. Raja dan Ratu sampai di hadapanku. Saling menatap satu sama lain. Raut keduanya menyiratkan kesedihan. Raja dan Ratu masih diam di depanku. Masih saling menatap. Namun kali ini tersenyum. Senyum yang menyimpan kerinduan dalam. Raja dan Ratu mulai mengulurkan tangan kepadaku. Embusan napas keduanya yang menyentuh tubuhku terasa panjang.  Raja dan Ratu menyentuh kedua sisiku. Memegangi dengan lembut. Lantas pelan-pelan mengangkat dan melepaskan aku ke langit malam. Udara hangat di dalamku membuat diriku semakin tinggi. Terangkat semakin jauh. Sehingga aku dapat menyaksikan kawan-kawanku yang berpendar terang menyusul terbang. Bukan main banyaknya. Aku sungguh bahagia.  Sangat bahagia.  Sampai... angin membawa kami ke perairan. Di sana aku melihat dengan jelas sosok yang dirindukan Raja dan Ratu duduk di atas perahu bersama s...

Lelaki Dalam Dongeng (Dongeng)

Aku, lelaki dalam dongeng.  Namun bukan Raja.  Aku tak memiliki kekuasaan, wilayah atau rakyat yang tunduk padaku. Aku, lelaki dalam dongeng. Namun bukan Pangeran. Ayahku bukan Raja, ibuku juga bukan Ratu. Aku, lelaki dalam dongeng. Namun bukan sosok tampan nan gagah yang diidam-idamkan para putri atau ratu muda.  Aku, lelaki dalam dongeng.  Namun dalam kisah cintaku, alih-alih 'hidup bahagia selamanya'. Yang ada justru bertepuk sebelah tangan. Aku, lelaki dalam dongeng. Tubuhku besar dan hijau. Sosok buruk rupa yang dijauhi...  ...namun masih berani-beraninya jatuh cinta pada gadis yang terlahir dari timun berkulit emas. Perempuan muda yang disayangi seisi desa. 

Fantasi dan Suatu Saat Nanti (Cerpen)

Aku suka sekali berfantasi. Membayangkan kejadian-kejadian seru, sosok-sosok imaji, dan duniaku sendiri.  Hanya dengan berbekal pensil mekanik ukuran nol koma lima, sebatang penghapus dan setumpuk kertas putih aku mampu menciptakan banyak hal menakjubkan yang mustahil ada di alam nyata. Mulai dari bajak laut, manusia duyung, peri, elf, trol, raksasa batu, dan beragam makhluk fantasi lainnya. Seperti sekarang, aku tengah mengerjakan gambar penyihir cantik berjubah yang rencananya akan aku beri warna marun, tak bertopi, melainkan bertudung, menggenggam mantap tongkat yang memiliki panjang hampir sama dengan tingginya. Tongkat yang dibawanya sedikit rumit, pada bagian atas batang dililit semacam tanaman merambat, meliuk-liuk indah dengan puncak batu berlian.  Posisi perempuan penyihir tersebut tersenyum menyamping, dengan latar pemukiman berupa rumah-rumah kayu beratap bentuk mirip topi penyihir. Sepertinya, setelah ini akan kugambar sosok tampan bersayap yang menghadapnya sambil...